‎Polda Jateng Gunakan Teknologi 3D Ungkap Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek di Grobogan

Daerah, Peristiwa1996 Dilihat
banner

SEMARANG, jejakdigitalindonesia.co.id – Polda Jawa Tengah menerjunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk mengusut kecelakaan antara kereta api KA Argo Bromo Anggrek dan sebuah mobil di perlintasan sebidang di Kabupaten Grobogan yang menewaskan lima orang pada 1 Mei 2026.

‎Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Pratama Adhyasastra, mengatakan olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan pada Sabtu (2/5) di lokasi perlintasan tanpa palang pintu tersebut.

‎Dalam proses penyelidikan, tim TAA memanfaatkan teknologi pemindaian berbasis tiga dimensi (3D scanner) untuk merekam kondisi TKP secara detail dan presisi.

‎“Teknologi ini mampu merekonstruksi posisi kendaraan, titik benturan, hingga kondisi di lokasi kejadian secara akurat,” ujarnya.

‎Menurutnya, penggunaan teknologi tersebut memungkinkan analisis dilakukan secara ilmiah sehingga membantu penyidik mengungkap penyebab kecelakaan dengan lebih tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.

‎Ia juga memastikan proses penyelidikan dilakukan secara cepat, transparan, dan sesuai prosedur yang berlaku.

‎Peristiwa nahas tersebut melibatkan sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi H-1060-ZP yang tertabrak KA Argo Bromo Anggrek saat melintas di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan.

‎Akibat kecelakaan itu, lima dari sembilan penumpang mobil dilaporkan meninggal dunia. Dua di antaranya diketahui merupakan anak-anak dan balita.

‎(FR/Kholik)
‎Editor: Fauzy rasidi