Lima Pemuda Bersenjata Tajam Ditangkap Polisi, Diduga Hendak Tawuran di Cirebon

banner

CIREBON, jejakdigitalindonesia.co.id – Tim Maung Samapta Polres Cirebon Kota menggagalkan dugaan aksi tawuran yang melibatkan sekelompok pemuda bersenjata tajam di Jalan Angkasa Raya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.

‎Dalam patroli dini hari tersebut, petugas mencurigai gerak-gerik sejumlah pemuda yang berboncengan menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam. Saat hendak dihentikan, para pemuda itu berusaha melarikan diri.

‎Kasat Samapta Polres Cirebon Kota AKP Joni mengatakan, petugas kemudian melakukan pengejaran hingga para terduga pelaku terjebak di jalan buntu dan berhasil diamankan.

‎“Anggota mendapati sekelompok pemuda berboncengan tiga menggunakan sepeda motor dengan gerak-gerik mencurigakan. Ketika dihentikan mereka mencoba kabur, namun berhasil diamankan setelah terjebak di jalan buntu,” ujar Joni.

‎Polisi mengamankan lima orang terduga pelaku. Mereka masing-masing berinisial MA (18), BP (18), IM (16), RM (18), dan OABP (23). Sebagian di antaranya diketahui berstatus pelajar dan pekerja swasta.

‎Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas menemukan empat senjata tajam berupa dua bilah celurit panjang dan dua corbek. Selain itu, polisi turut mengamankan tiga unit sepeda motor yang digunakan para pemuda tersebut.

‎Menurut Joni, senjata tajam itu diduga akan digunakan untuk aksi tawuran maupun kejahatan jalanan lainnya di wilayah Kota Cirebon.

‎Ia menjelaskan, patroli rutin pada jam rawan terus ditingkatkan sebagai langkah preventif untuk menekan angka kriminalitas jalanan, terutama tawuran remaja yang belakangan marak dipicu ajakan di media sosial.

‎“Keberadaan petugas di lapangan penting untuk mencegah potensi bentrokan yang bisa menimbulkan korban luka maupun korban jiwa,” katanya.

‎Saat ini, seluruh terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mako Polres Cirebon Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi juga mendalami asal-usul senjata tajam dan kemungkinan adanya keterlibatan kelompok lain.

‎Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M Aris Hermanto mengimbau masyarakat segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan, konvoi remaja, atau indikasi tawuran melalui layanan polisi 110.

‎“Kami akan terus meningkatkan patroli pada jam-jam rawan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Aris.

‎(Fauzi)
‎Editor: Martawijaya