‎DKI Siaga Lonjakan Harga Pangan, Warga Diimbau Belanja Bijak Jelang Idul Adha

Daerah1203 Dilihat
banner

‎JAKARTA, jejakdigitalindonesia.co.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di tengah kenaikan sejumlah harga bahan pangan.

‎Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan agar tetap terkendali.

‎“Masyarakat diimbau berbelanja secara bijak dan tidak panic buying. Kami berkomitmen menjaga inflasi pangan tetap terkendali demi kesejahteraan warga Jakarta,” ujar Chico di Jakarta, Minggu (24/5/2026).

‎Menurut dia, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan menjelang Idul Adha dipicu meningkatnya permintaan masyarakat serta faktor cuaca yang memengaruhi hasil produksi pertanian.

‎Curah hujan yang masih tinggi disebut berdampak pada penurunan produksi dan kualitas hasil panen hortikultura, seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih.

‎Untuk mengantisipasi lonjakan harga yang lebih tinggi, Pemprov DKI Jakarta terus berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

‎Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta juga melakukan pemantauan harga pangan strategis secara rutin di sejumlah pasar tradisional.

‎Pemantauan tersebut dilakukan baik secara langsung di lapangan maupun melalui aplikasi Informasi Harga Pangan Jakarta (IPJ).

‎Pemprov DKI juga menggandeng berbagai pihak, mulai dari produsen, distributor, hingga badan usaha milik daerah seperti Perumda Dharma Jaya guna memastikan distribusi dan pasokan pangan tetap berjalan lancar.

‎Apabila diperlukan, pemerintah juga akan melakukan intervensi pasar melalui program pangan bersubsidi dan pasar murah untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah.

‎Sementara terkait kebutuhan hewan kurban, Chico memastikan stok dalam kondisi aman dan terkendali.

‎“Khusus hewan kurban, Pemprov telah melakukan persiapan lebih awal melalui Dharma Jaya dengan target penyediaan ribuan ekor sapi agar harga tetap stabil dan tidak terjadi lonjakan berlebihan,” katanya.

‎(Rangga)
‎Editor: Fauzy rasidi