Polres Cirebon Kota Evakuasi Jenazah ABK KM Armada Abadi I yang Meninggal di Tengah Pelayaran

Daerah2299 Dilihat
banner

CIREBON KOTA, jejakdigitalindonesia.co.id – Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Cirebon (KPC) Polres Cirebon Kota menangani proses evakuasi jenazah seorang anak buah kapal (ABK) KM Armada Abadi I yang meninggal dunia saat kapal berlayar di Perairan Kuala Jelai, Kalimantan Barat.

Jenazah tiba di Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Kejawanan, Kota Cirebon, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 22.30 WIB.

Setelah kapal bersandar, aparat kepolisian bersama sejumlah instansi terkait langsung melakukan proses evakuasi dan penanganan sesuai prosedur.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Cirebon AKP Asep Sunaryo, mengatakan personel kepolisian segera berkoordinasi dengan pihak pelabuhan dan instansi terkait untuk memastikan seluruh tahapan evakuasi serta pemeriksaan awal berjalan sesuai ketentuan.

Korban diketahui berinisial D.A.G. (26), warga Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Berdasarkan keterangan awak kapal, korban sebelumnya mengeluhkan kondisi kesehatannya menurun dan memilih beristirahat di dalam kapal.

Namun, pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB saat kapal berada di Perairan Kuala Jelai, Kalimantan Barat, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri oleh rekan sesama awak kapal. Setelah diperiksa oleh nahkoda, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Keterangan tersebut disampaikan nahkoda KM Armada Abadi I, Sucipto (40), serta salah seorang awak kapal, Masrukhul Faizin (34), kepada petugas.

Setelah menerima laporan, kapal kemudian diarahkan menuju Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawanan, Kota Cirebon, guna penanganan lebih lanjut oleh aparat kepolisian.

Sesampainya di pelabuhan, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Cirebon bersama TNI AL, Ditpolairud, Tim INAFIS Polres Cirebon Kota, petugas pelabuhan, dan tenaga kesehatan melakukan evakuasi jenazah serta pemeriksaan awal sesuai prosedur.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Gunung Jati Kota Cirebon menggunakan ambulans untuk menjalani pemeriksaan medis atau visum sebagai bagian dari proses penyelidikan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kepala Seksi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengatakan keterlibatan kepolisian dalam penanganan peristiwa tersebut merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur hukum.

“Polri berkomitmen memberikan pelayanan secara profesional dan humanis dalam setiap penanganan peristiwa kemanusiaan. Melalui koordinasi yang baik dengan seluruh instansi terkait, setiap proses dilakukan sesuai prosedur sehingga hak-hak korban dan keluarganya tetap terpenuhi,” kata Aris.

Reporter: Fauzy Rasidi | Editor: Martawijaya