PEMALANG, jejakdigitalindonesia.co.id – Peredaran obat terlarang yang diduga berasal dari jaringan pengedar asal Aceh kini mulai merambah ke wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama karena sebagian besar korbannya adalah kalangan remaja dan pelajar.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peredaran obat terlarang jenis pil tertentu itu dilakukan secara tersembunyi dengan sistem jaringan lintas daerah.
Berdasarkan hasil penelusuran ditemukan beberapa titik yang diduga menjadi tempat transaksi obat-obatan di antaranya:
1. Warung pring Jembatan Kalirambut
2. Ruko dekat SPBU Karangmoncol
3. Dekat SPBU Bojonbata
4. Pasar Buah / Pasar Pagi Pemalang
5. Wilayah Comal
6. Wilayah Petarukan
Dari ke enam tempat tersebut, diduga dikendalikan oleh warga asal aceh berinisial (F) yang bekerjasama dengan warga setempat.
Mirisnya, pembeli obat-obatan terlarang kebanyakan dari kalangan remaja, bahkan tidak sedikit pembeli dari kalangan dewasa hingga orang tua.
Seorang warga Pemalang yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, aktivitas para pengedar kerap terlihat di sejumlah titik yang ramai oleh anak muda, bahkan dari siang hingga malam hari.
“Kami resah karena banyak anak muda di kampung yang mulai terpengaruh. Mereka beli obat-obatan itu dengan harga murah hingga yang paling mahal. Kami minta polisi segera turun tangan sebelum makin parah,” ujarnya.
Sementara itu, Warga masyarakat juga menyerukan agar aparat kepolisian Polres Pemalang memperketat pengawasan dan segera membongkar jaringan peredaran obat terlarang tersebut.
Mereka menilai, jika tidak segera ditindak, peredaran obat berbahaya ini dapat memicu meningkatnya angka kenakalan remaja dan tindak kriminal di daerah.
Dalam hal ini, Pemimpin Redaksi Jejak Digital Indonesia (jejakdigitalindonesia.co.id), telah berkoordinasi dengan Satres Narkoba Polres Pemalang guna menindaklanjuti keresahan warga tersebut.
Pasalnya, Tim jejakdigitalindonesia.co.id juga berhasil mendapatkan rekaman video hasil penelusuran di tempat transaksi obat terlarang yang diduga dikenadlikan oleh (F).
Dengan begitu, diharapkan ada langkah cepat dan tegas dari aparat kepolisian agar dapat menekan laju peredaran obat-obatan terlarang di Pemalang.
Semakin maraknya jaringan pengedar obat terlarang lintas daerah, sinergi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan serta menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika dan obat-obatan terlarang.
(Team Elite Cyber Indonesia)








