‎Dudung Bantah Miliki Dapur MBG, Tantang Pihak yang Sebarkan Isu untuk Membuktikan

Pemerintahan1207 Dilihat
banner

JAKARTA, jejakdigitalindonesia.co.id –Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman membantah kabar yang menyebut dirinya memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Dalam konferensi pers di Kantor Staf Presiden (KSP), Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (10/6/2026), Dudung menegaskan dirinya tidak pernah memiliki ataupun terlibat dalam pengelolaan dapur MBG sebagaimana isu yang beredar.

‎Bahkan, ia menantang pihak yang menyebarkan informasi tersebut untuk membuktikan tuduhannya.

‎“Saya informasikan dan tegaskan, tidak ada sama sekali saya memiliki dapur program tersebut. Kalau memang ada yang mendapati Pak Dudung punya dapur, silakan cek langsung, saya kasih hadiah nanti,” kata Dudung.

‎Dudung kemudian menjelaskan bahwa keterlibatannya hanya sebatas menerima aspirasi dari sejumlah pengurus pesantren beberapa bulan lalu.

‎Menurut dia, sekitar enam hingga tujuh bulan lalu, pengasuh pesantren bernama Abah Junaidi dan Ustaz Iskandar menyampaikan harapan agar para santri juga dapat menjadi penerima manfaat Program MBG.

‎Ia menyebut jumlah santri di lingkungan pesantren tersebut mencapai sekitar 4.000 hingga 5.000 orang sehingga muncul usulan agar fasilitas dapur MBG dibangun di lokasi tersebut.

‎Menindaklanjuti aspirasi tersebut, Dudung mengaku mempertemukan para pengurus pesantren dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) saat itu, Dadan Hindayana, untuk membuka jalur komunikasi awal.

‎Namun, Dudung menegaskan dirinya tidak ikut campur dalam proses lanjutan setelah pertemuan tersebut berlangsung.

‎Meski demikian, beberapa pekan lalu ia sempat menanyakan perkembangan usulan tersebut kepada Dadan. Berdasarkan informasi yang diterimanya saat itu, proses administrasi disebut belum rampung sehingga pembangunan dapur belum berjalan.

‎“Karena saya yang meminta tolong kepada Pak Dadan untuk memfasilitasi pesantren itulah akhirnya muncul isu seakan-akan Pak Dudung yang punya dapur. Sekali lagi, saya tegaskan, secara riil dapurnya pun belum terbangun dan saya sama sekali tidak terlibat di dalamnya,” ujar Dudung.

‎Diketahui, sebelumnya Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional.

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Presiden selanjutnya menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Selain itu, dilakukan pula pergantian posisi dua wakil kepala BGN dengan menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono untuk mengisi jabatan tersebut.

‎(Fauzy) | Editor: A. Martawijaya