‎Penuhi Panggilan Polisi, Anwar Sanjaya Bantah Terima Aliran Dana dari Travel Hanania

banner

JAKARTA, jejakdigitalindonesia.co.id — Pembawa acara sekaligus komedian Anwar Sanjaya memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait penyelidikan kasus dugaan penipuan yang melibatkan PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group.

‎Kasus tersebut mencuat setelah ratusan jamaah dilaporkan gagal diberangkatkan ke Tanah Suci.

‎Anwar mengatakan kehadirannya di kepolisian merupakan bentuk sikap kooperatif sebagai warga negara sekaligus upaya membantu proses penegakan hukum demi para jamaah yang dirugikan.

‎“Alhamdulillah aku beserta tim dan manajemen hari ini datang untuk memenuhi panggilan dari Kepolisian Indonesia. Aku secara sadar dan kooperatif turut serta membantu kepolisian untuk memulihkan keadilan untuk para jemaah yang gagal berangkat,” ujar Anwar saat ditemui di Jakarta, Rabu.

‎Dalam pemeriksaan tersebut, Anwar mengaku mendapat sejumlah pertanyaan dari penyidik dan telah memberikan keterangan sesuai fakta yang diketahuinya.

‎Ia juga menegaskan ingin meluruskan berbagai informasi yang beredar, terutama terkait tudingan bahwa dirinya menerima aliran dana dari pihak travel.

‎Anwar membantah tuduhan tersebut dan menjelaskan keterlibatannya dengan Hanania hanya sebatas kerja sama promosi dengan sistem barter.

‎Menurut dia, selama perjalanan tidak ada pembayaran dalam bentuk kontrak kerja, melainkan hanya pemberian uang saku.

‎“Saya tidak menerima sedikit pun aliran dana dari travel Hanania. Bentuk kerja samanya barter. Jadi saya berangkat tidak mendapatkan uang, hanya mendapatkan uang saku selama perjalanan di sana,” kata dia.

‎Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan empati kepada para jamaah yang terdampak, Anwar mengaku telah menyerahkan seluruh uang saku yang pernah diterimanya kepada penyidik.

‎Namun, ia tidak bersedia menjelaskan nominal yang diserahkan dan meminta awak media menanyakan langsung kepada pihak kepolisian.

‎Lebih lanjut, Anwar menyampaikan rasa prihatin kepada jamaah yang gagal berangkat umrah. Menurut dia, banyak jamaah yang telah menabung dan mengumpulkan dana dalam waktu lama untuk bisa beribadah ke Tanah Suci.

‎“Aku secara pribadi turut prihatin kepada seluruh jamaah Hanania yang gagal berangkat. Karena aku lihat banyak jamaah yang mengumpulkan bertahun-tahun untuk bisa berangkat,” ujar Anwar.

‎(Rangga) | Editor: Fauzy Rasidi