34 Korban Tragedi Ponpes Sudah Berhasil Teridentifikasi

Daerah, Peristiwa1846 Dilihat
banner

SURABAYA, jejakdigitalindonesia.co.id – Proses identifikasi korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo terus dilakukan. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali berhasil mengungkap identitas 17 jenazah tambahan. Dengan demikian, total 34 korban kini telah berhasil teridentifikasi.

Kabiddokkes Polda Jatim, Kombes Dr. dr. Mohammad Khusnan Marzuki, menjelaskan bahwa pada Selasa (7/10/2025), tim DVI telah melaksanakan identifikasi terhadap 18 kantong jenazah, yang terdiri dari 17 jenazah dan 1 body part.

“Sebanyak 18 kantong jenazah tersebut cocok atau match dengan 17 nomor ante mortem,” ujar Kombes Khusnan di RS Bhayangkara Surabaya, Rabu (8/10/2025).

Dari hasil identifikasi, 13 jenazah teridentifikasi melalui DNA dan medis, dua melalui medis dan properti, satu melalui sidik jari dan medis, serta satu lainnya melalui gigi dan medis.

Hingga saat ini, RS Bhayangkara Surabaya telah menerima total 62 kantong jenazah, dan 29 di antaranya sudah teridentifikasi, termasuk dua body part. Sementara itu, 33 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi lebih lanjut.

Sebanyak 14 sampel DNA telah dikirim ke Pusdokkes Polri di Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan.

“Sampai dengan hari ini, tim gabungan telah berhasil mengidentifikasi total 34 korban — 5 di Sidoarjo dan 29 di RS Bhayangkara — dari 67 kantong jenazah yang diterima. Proses operasi DVI masih terus berjalan, dengan pendalaman data ante mortem dan post mortem,” pungkas Kombes Khusnan.