PALEMBANG, jejakdigitalindonesia.co.id – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan, Irjen Pol. Andi Rian Djajadi, diwakili oleh Wakapolda Sumsel, Brigjen Pol. M. Zulkarnain, memimpin pelaksanaan apel pagi di halaman depan Mapolda Sumsel. Apel ini diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel dan seluruh personel, Kamis (8/5/2025).
Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa premanisme merupakan segala bentuk tindakan yang tidak mengindahkan hukum dan peraturan perundang-undangan, baik yang dilakukan secara perorangan maupun kelompok.
“Apabila rekan-rekan melihat perbuatan premanisme di lapangan, kita sebagai anggota Polri tidak boleh ragu untuk bertindak dan menegakkan hukum. Selain itu, lakukan tindakan tegas terhadap tindak kejahatan lainnya,” tegas Brigjen Pol. M. Zulkarnain.
Ia juga mengingatkan bahwa anggota Polri memiliki peran penting dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
“Kita sebagai anggota Polri dibentuk untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat,” sambung Alumni Akpol 1994 tersebut.
Mantan Dirreskrimsus Polda Sumsel ini juga menyebut bahwa bulan Mei merupakan bulan yang istimewa, karena terdapat sejumlah agenda penting berskala provinsi maupun nasional yang akan dilaksanakan di wilayah Sumatera Selatan.
Selanjutnya, Wakapolda mengakui bahwa menjadi anggota Polri bukanlah tugas yang mudah. Kritik dan hujatan kerap muncul, namun hal tersebut harus dijadikan motivasi untuk terus memperbaiki kinerja.
“Jadikan kritik dan hujatan sebagai bahan evaluasi untuk bekerja ke depan lebih baik lagi guna mewujudkan Polri yang Presisi,” tandasnya.








