MAJALENGKA, jejakdigitalindonesia.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Tim SAR dari Satuan Samapta Polres Majalengka berhasil menemukan jasad Rohaeni (25), warga Blok Cipari RT 002 RW 008, Desa Garawastu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, yang tenggelam di Sungai Cikeruh. Korban ditemukan pada Senin pagi, 14 April 2025.
Sebelumnya, Rohaeni dilaporkan hilang pada Kamis (10/4/2025) sekitar pukul 14.00 WIB, usai pulang dari ladang sawahnya. Ia diduga hanyut terbawa arus deras saat menyeberangi Sungai Cikeruh.
Kapolsek Sukahaji, AKP Erik Riskandar, menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan selama tiga hari, sejak Kamis hingga Sabtu (12/4/2025), oleh tim gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri yang dipimpin langsung oleh dirinya. Namun pencarian sempat dihentikan pada Sabtu pukul 17.00 WIB karena meningkatnya debit air yang membahayakan keselamatan tim.
“Korban akhirnya ditemukan di wilayah perbatasan Sungai Cikeruh antara Kecamatan Sukahaji dan Jatiwangi, sekitar lima kilometer dari lokasi awal korban diduga tenggelam. Jenazah ditemukan pada pukul 06.30 WIB dan langsung dievakuasi serta diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar AKP Erik, mewakili Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian.
AKP Erik juga menjelaskan kronologi kejadian. Pada hari Kamis, Rohaeni dan suaminya, Sanen Komarudin (35), sedang menggarap sawah. Sekitar pukul 14.00 WIB, Rohaeni pamit pulang lebih dulu. Namun hingga suaminya tiba di rumah sekitar pukul 17.30 WIB, Rohaeni tak kunjung datang. Setelah dicari ke berbagai tempat, ia tak ditemukan.
Pihak keluarga bersama warga dan aparat desa kemudian melakukan pencarian hingga ke aliran Sungai Cikeruh. Berdasarkan keterangan keluarga, Rohaeni diduga hanyut saat menyeberangi sungai.
“Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Sukahaji. Tim SAR langsung melakukan pencarian selama tiga hari,” jelas AKP Erik. “Pencarian dilanjutkan kembali setelah sempat dihentikan, hingga akhirnya korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia.”



