Erick Thohir Pastikan Mudik Lebaran Aman dan Harga Tiket Tetap Stabil

Nusantara764 Dilihat
banner

JAKARTA, jejakdigitalindonesia.co.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengadakan pertemuan dengan jajaran direksi BUMN di sektor transportasi darat, laut, dan kereta api.

Dalam rapat tersebut, hadir perwakilan dari PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Pelni, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Perum Damri, PT ASDP Indonesia Ferry, hingga PT Jasa Marga.

Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) serta persiapan menghadapi arus mudik Lebaran 2025.

Erick menjelaskan bahwa pertemuan ini dilakukan untuk memastikan pelayanan transportasi kepada masyarakat berjalan dengan optimal.

“Alhamdulillah, hari ini kami mengundang BUMN transportasi darat, laut, dan kereta api untuk memaparkan evaluasi kinerja selama Nataru serta persiapan menjelang Lebaran.”

“Kami ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Erick dalam konferensi pers yang berlangsung di Lobby Utara, Kementerian BUMN, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, Erick menegaskan bahwa BUMN transportasi telah menyepakati dua poin penting yang akan diterapkan selama periode mudik.

Salah satu poin utama adalah menjaga stabilitas harga tiket transportasi di berbagai moda, mulai dari kapal Pelni, layanan ferry ASDP, tol Jasa Marga, hingga bus Damri.

Erick menekankan, “Kami pastikan tidak ada kenaikan harga tiket untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan menekan biaya yang dibutuhkan masyarakat selama mudik.”

Meski demikian, Erick menambahkan bahwa kemungkinan adanya diskon akan mengikuti ketentuan dari Kementerian Perhubungan dan pihak terkait lainnya.

Selain harga tiket yang tetap stabil, Erick juga memastikan bahwa kenyamanan dan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama.

Sebagai contoh, PT KAI telah melakukan penyesuaian kapasitas penumpang di gerbong kelas ekonomi, dari yang sebelumnya 100 kursi per gerbong menjadi 72 kursi, guna meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Sementara itu, PT Pelni telah menyiapkan infrastruktur keselamatan kapal seperti pelampung dan sistem pengawasan yang didukung oleh teknologi Telkomsel, demi menjaga konektivitas selama pelayaran di wilayah perairan.

Upaya lain yang dilakukan untuk kelancaran mudik adalah optimalisasi fasilitas di pelabuhan dan peningkatan sinergi dengan instansi terkait.

Erick mengungkapkan bahwa PT ASDP dan PT Pelindo terus meningkatkan fasilitas penyeberangan untuk memastikan arus mudik berjalan lancar.

Erick juga menambahkan bahwa BUMN dan Kementerian BUMN bersinergi dengan Kementerian Perhubungan dalam memastikan kesiapan moda transportasi selama musim mudik berlangsung.

“Kami kemarin juga sudah berdiskusi dengan Menteri Perhubungan mengenai berbagai langkah antisipasi. Semua dilakukan agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat mudik,” ujar Erick.

Dengan berbagai langkah strategis ini, diharapkan mudik Lebaran 2025 dapat berlangsung dengan lancar dan memberikan pengalaman terbaik bagi masyarakat.